Perempuan di Jendela

Tuk ketuk.
Kudengar suara ketukan.
Di jendela, seorang asing menyapa ramah.
Tanpa melewati pintu ia masuk ke hidupku.

Tuk ketuk.
Dia yang dulu asing mengetuk.
Celoteh riangnya membuatku lupa.
Akan rumah temaram penuh duka.

Tuk ketuk.
Perempuan itu kembali mengetuk.
Kulompati jendela menghampirinya.
Dini hari itu ia tak lagi orang asing yang sama.

[Bekasi, 4 September 2016 – Terbangun mendapati dua baris pesan, sebuah balasan yang dinanti berhari-hari.]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s