Mesin Waktu

IMG_20160905_015458

Malam tadi aku dibawa pergi oleh mesin waktu.

Saat kutapaki satu per satu anak tangga,
Yang dulu biasa kita naiki sambil berlari.

Masih dari balik daun pintu berwarna coklat kelabu,
Kudengar suara tawamu atas leluconku.
Tapi tak semenyenangkan dulu,
Suara itu seolah menertawakanku.

Menertawakan malam-malam yang kuhabiskan meninggalkanmu sendiri,
Tenggelam dalam entah.
Menertawakan kebodohan yang berulang,
Kulakukan dengan sadar.

Tapi tak mengapa,
Tak soal jika kelak aku harus hidup dalam sesal.
Bagaimanapun tak pernah ada yang kekal,
Tak terkecuali hubungan dua manusia.


Malam tadi aku dibawa pergi oleh mesin waktu.

Diingatkannya aku pada sebuah rasa yang sudah begitu lama tak singgah.
Di dalam ruang kotak kita,
Kamu dan aku pernah menjadi sepasang paling bahagia di dunia.

[Cikini, 3 September 2016 – Terimakasih untuk 4 tahun penuh keajaiban, Kamu. Jangan lupa bahagia, ya!]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s