Racau Kata Dari Jakarta

Begini jika aku berjumlah sejuta

Begini
Bagaimana jika aku ludahi kamu dengan berjuta-juta amarah

Begini
Bagaimana jika aku banjiri kamu dengan berjuta-juta butir air mata

Begini
Bagaimana jika aku merengkuh kamu dengan berjuta-juta gelak tawa

Begini
Bagaimana jika aku mencabik kamu dengan berjuta-juta dendam yang belum sirna

Begini
Bagaimana jika aku mencium kamu dengan berjuta-juta kecupan manis

Begini
Bagaimana jika aku berlari kearahmu dengan berjuta-juta tuntutan

Begini
Bagaimana jika aku tiba-tiba melesak ke hatimu dengan berjuta-juta rasa

Begini
Bagaimana jika aku menyatakan kepada jiwamu berjuta-juta harapan

Apakah kali ini kau tetap bungkam
Apakah kali ini kau tetap belum paham
Apakah kali ini kau tetap diam

Begini
Bagaimana jika aku menusuk relung hatimu dengan belati yang telah aku hunus sejak kemarin-kemarin?

Apakah kali ini akan membuat kamu menoleh dan memberi aku berjuta-juta alasan?

17 April 2010
22.28 WIB

– Sekar Wulan Sari

*****

Begini,
Bagaimana jika aku melewatkan begitu banyak hal karena terlalu sibuk memaki rasa?

Begini,
Bagaimana jika aku kini perlu bersusah payah memanggil logika?

Begini,
Bagaimana jika aku menangis dan tertawa karena satu nama?

Begini,
Bagaimana jika aku sempat mengulangi kebodohan yang sama?

Begini,
Bagaimana jika aku kembali menjadi yang dulu sibuk kita kutuk?

Begini,
Bagaimana jika aku bahkan terlalu lemah untuk tengadah?

Begini,
Bagaimana jika di lidahku telah tergantung beribu-ribu kata tentang sesal yang dulu tidak pernah ada?

Apakah kali ini kau akan balas menertawaiku?
Apakah kali ini kau akan benar-benar menamparku?
Apakah kali ini kau akan mengelus rambutku dan mengakhiri malam dengan sejuta obrolan dan secangkir teh di masing-masing genggaman?

Begini,
Bagaimana jika saat yang selalu kau bilang telah datang, suatu ketika aku harus menyerah menjadi budak logika?

Apakah cukup membuatmu tertawa di sana dan mengirimkanku sebaris doa?

[Jakarta, 8 Oktober 2015]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s